<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Analisis on Ekonomi Olahraga Global</title><link>https://ekonomiolahraga.com/categories/analisis/</link><description>Recent content in Analisis on Ekonomi Olahraga Global</description><generator>Hugo</generator><language>id</language><lastBuildDate>Fri, 30 Jan 2026 16:00:00 +0700</lastBuildDate><atom:link href="https://ekonomiolahraga.com/categories/analisis/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Penyelenggaraan Event Internasional: Beban atau Keuntungan bagi Tuan Rumah?</title><link>https://ekonomiolahraga.com/posts/sport-event-roi/</link><pubDate>Fri, 30 Jan 2026 16:00:00 +0700</pubDate><guid>https://ekonomiolahraga.com/posts/sport-event-roi/</guid><description>&lt;p&gt;Januari 2026 mencatatkan sejarah baru bagi kawasan Asia Tenggara. Dengan bergulirnya beberapa turnamen olahraga internasional secara simultan di berbagai ibu kota negara ASEAN, perhatian dunia tertuju pada bagaimana kawasan ini mengelola logistik, infrastruktur, dan tentu saja, finansial. Namun, di balik kemegahan upacara pembukaan dan sorak-sorai penonton di tribun, muncul sebuah pertanyaan fundamental yang selalu menghantui setiap negara tuan rumah: Apakah penyelenggaraan event berskala besar ini benar-benar memberikan keuntungan ekonomi, atau justru menjadi beban utang jangka panjang yang melumpuhkan?&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>